Thursday, September 25, 2008

Mudik Yuuk . . .

Thursday, September 25, 2008

Wah, ga terasa ya sebentar lagi lebaran, n’ yang pasti banyak yang udah siap-siap buat mudik ni,, met mudik aja yah. Saya sendiri juga mudik ntar tanggal 28 September ke Jogja. Saya mau bagi-bagi tips mudik yang diperoleh dari beberapa sumber nih, boleh kan?? Nih beberapa tipsnya:
  1. Tentukan tanggal mudik dan beli tiket jauh-jauh hari sebelum lebaran, hal ini untuk memudahkan pembelian tiket (khususnya tiket pesawat). Karena biasanya menjelang lebaran (peak season), akan sangat sulit untuk mencari tiket apabila ga’ direncanain sejak jauh-jauh hari. Selain itu, beli tiket jauh-jauh hari biasanya harga yang didapats lebih murah;
  2. Oia, kalo beli tiket harus sesuai dengan nama sendiri, hidari berurusan dengan calo (terutama tiket pesawat). Hal ini untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu yang ga’ diinginkan (bukannya do’ain lho). Jadi kalo ada apa-apa bisa diketahui data-data penumpangnya. Selain itu harga tiket dari calo biasanya lebih mahal daripada harga di agen resmi, bahkan ada yang mencapai 200% dari harga asli tiket. Wah wah...;
  3. Trus, atur jadwal selama mudik di kota tujuan. Karena waktu cuti orang tua dan libur kita yang terbatas, jangan sampai kebablasan ya... ;
  4. Packing secukupnya, jangan bawa barang-barang yang ga’ begitu penting, ntar malah kerepotan sendiri. N’ biasanya kalo pulang mudik, bawaan yang tadinya cuma 1 koper n’ 1 tas, bisa beranak-pinak karena oleh-oleh yang kita bawa;
  5. Uang tunai, bawa uang tunai secukupnya ga’ perlu berlebihan dan juga untuk menghindari copet. Lebih baik maksimalkan penggunaan kartu ATM pas belanja, daripada bawa uang cash banyak-banyak. Siapin juga uang pecahan kecil, kalau-kalau ada pengemis yang minta-minta, ga’ mungkin kan kita kasih ATM... (Apa sii...) ;
  6. Siapin pulsa yang cukup, kalau terjadi sesuatu biar ga’ putus kontak dengan rombongan mudikmu;
  7. Bagi yang mabuk darat/udara/laut, jangan lupa siapin obat anti mabok, dan jangan lupa juga siapin obat-obatan lain yang diperlukan ;
  8. Buat yang mudik lewat jalan darat, jangan lupa bawa bekal makanan, seperti snack, roti, atau buah-buahan. Pilih makanan yang praktis, biar ga’ ngerepotin ; dan
  9. Jangan lupakan sholat, jangan sampai berpergian jauh (musafir) dijadiin alasan buat ninggalin sholat. ALLAH SWT. Telah memberi kita rukhsah (keringanan) untuk meng-qadha-nya.

Nah itu tadi tips mudik secara umum, ada beberapa tips lagi nih, khusus yang mudik lewat jalan udara:

  1. Sedapat mungkin, carilah rite penerbangan langsung, alias ga’ pake transit. Tau ga’, prosentase kejadian kecelakaan terbanyak terdapat pada tahap penerbangan seperti take-off, landing, dan tahap lain dilandasan pacu. Selain itu, penerbangan langsung lebih efisien dalam hal waktu dan biaya;
  2. Pilih pesawat terbang berbadan besar. Kan kita ga’ bisa milih-milih pesawat?? Emang... bukan itu maksudnya, jadi kalo milih airlines usahakan yang biasanya menggunakan pesawat berkapasitas lebih dari 30 penumpang. Soalnya, pesawat berbadan besar, membutuhkan aturan keras dalam sertifikasi tingkat keamanan (dengan kata lain, standar keamanan lebih tinggi). Selain itu secara statistik, di dalam suatu peswat terbang berbadan besar, kita mempunyai keamanan yang lebih baik jika suatu saat terjadi kecelakaan serius;
  3. Perhatikan lokasi tempat duduk dengan pintu darurat, penting bro demi keselamatan kita, kalau misalnya terjadi kecelakaan (lagi-lagi bukan do’ain) kita bisa lebih cepat menuju akses ke pintu darurat;
  4. Diam ditempat duduk dan selalu kenakan sabuk pengaman, walaupun sudah dimatikan tanda fasten your seat belt, sebaiknya tetep dipakai. Karena sewaktu-waktu cuaca bisa berubah menjadi buruk, dengan sabuk pengaman, maka akan lebih aman;
  5. Jangan bawa barang-barang terlarang, seperti benda tajam, maupun produk aerosol, korek gas juga (selengkapnya bisa dilihat di tiket pesawat) ke dalam kabin penumpang. Pisahkan barang-barang tersebut, usahakan barang-barang tersebut masuk ke dalam bagasi;
  6. Tetap menjaga kesadaran, saat terjadi kondisi darurat yang tentu saja tidak diinginkan, apabila mau tidak mau terjadi proses evakuasi akan dilaksankan melalui pintu darurat. Dalam hal ini diperlukan kesadaran tinggi untuk membuat keputusan secara cepat dan mengikuti arahan kru pesawat;
  7. Patuhi instruksi untuk tidak menyalakan handphone dan seluruh peralatan elektronik yang dapat mengganggu penerbangan. Seringkali masih banyak penumpang yang membandel ataupun lupa tidak mau mematikan handphonenya melainkan hanya memilih mode silent. Untuk beberapa ponsel yang dilengkapi dengan mode penerbangan (flight mode), jangan lupa untuk mengaktifkannya;
  8. Jangan lupa berdo’a agar selamat sampai tujuan.

Mungkin itu yang bisa saya bagi, oia, diluar semua persiapan non fisik, yang kalah penting adalah persiapan fisik. Pastikan fisik kita dalam kondisi yang prima untuk melakukan perjalanan jauh.
HAVE A NICE TRIP
(dari berbagai sumber)