Friday, April 02, 2010

Filled Under: ,

Floating Subtitle

Friday, April 02, 2010

Pada 01042010, saya berencana untuk menonton film 3D, di Ciwalk. Awalnya rencana nonton “How To Train Your Dragon 3D”, tapi karena jam tayangnya hanya ada siang dan saya sampai di Ciwalk jam 19.00, maka akhirnya tujuan saya alihkan ke “Clash of The Titans 3D”. Awalnya sih agak ragu, karena English saya agak ‘budeg’ untuk beberapa pronounciation. Ya tak apalah, eh setelah sampai di counter, ternyata ada tulisan “Clash of The Titans 3D dengan teks Bahasa Indonesia”, bukannya malah senang, tapi bingung.

Secara itu film 3D, trus dikasih subtitle. Bayangan saya, kalo film 3D dikasih subtitle, teksnya bakal melayang atau ngambang dan ngelihat gambarnya jadi ga fokus, karena dalam waktu yang bersamaan kita harus melihat film sekaligus teks. Belum lagi yang duduknya di pinggir dan lebih parah yang duduk di depan.

Setelah waktunya tiba, film dimulai, dan ternyata benar perkiraan saya, teksnya melayang, tapi penempatannya pas, sedikit ke tengah layar, serasa bisa dipegang teksnya :D. Hmm, gimana ya yang duduk di depan atau di samping? Kira-kira teknologi apa yang dipake buat menyiasatinya? Penasaran . . .

Yang kelihatan dari film ini, teknologi 3D tidak terlalu membantu dalam penghidupan efek, terlihat dalam scene-scene yang seharusnya bisa dihidupkan dengan cara ‘mengeluarkan’ tokoh dari layar, dan pada ending creditnya, semestinya teks ‘menabrak’ wajah kita, tapi ternyata tidak. Di semua scene terlihat bahwa film, hanya ‘terbatas’ pada layar saja, efek 3D tidak begitu terlihat. Entah film ini diproduksi dengan cara 3D atau hanya dikonversi ke dalam bentuk 3D. Karena keduanya memiliki sifat yang berbeda sama sekali. Bagi yang sudah menonton, mungkin bisa membandingkannya dengan film “Journey to The Center of The Earth 3D”.

Filmnya, overall agak mirip sama Percy Jackson and The Lightning Thief, Cuma bedanya, kalau Percy Jakson itu versi modern, kalau Clash ini versi kolosal. Ada juga beberapa bagian yang berbeda. Hmm, sebenernya cerita aslinya gimana sih? Jadi semakin penasaran.

Oh iya, saya mau mengucapkan terima kasih kepada para pengunjung blog ini, khususnya teman-teman saya. Dan juga visitor-visitor yang tidak sengaja ‘nyasar’ ke blog saya :D.

Menurut statistik (ceileh) blog saya, visitor yang ‘nyasar’ tersebut banyak yang masuk ke blog saya melalui google dengan pencarian kata kunci Film 3D, Kacamata 3D, Polarized 3D, dan beberapa kata kunci lain yang berhubungan dengan 3D.

Sekali lagi terima kasih, untuk ke depannya, saya akan berusaha untuk meng-update tentang teknologi 3D.

Selasa depan saya UTS Kalkulus dan Jumat depan saya UTS Alin (Aljabar Linier), wish me luck :)

Beberapa artikel tentang 3D: