Tuesday, November 01, 2011

Filled Under: ,

Balikpapan isn't Behind-Board

Tuesday, November 01, 2011

Balikpapan, salah satu kota di pesisir Kalimantan Timur ini memang tidak sepopuler kota-kota lain di Indonesia. Namun, jika Anda sempat berkunjung ke kota seluas 503,3 km² ini, Anda bisa menjumpai hal-hal menarik di kota ini.

Sesaat sebelum mendarat di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan, Anda disuguhkan pemandangan mengagumkan kota Balikpapan, terlebih jika Anda mendarat di malam hari, gemerlap cahaya lampu kota (yang konon mirip seperti Hong Kong) ditemani obor dari kilang minyak sungguh mempesona, jangan sampai Anda melewatkan hal ini.


Pusat kota Balikpapan terletak sekitar 4,5 km dari bandara. Tidak perlu bermacet-macet ria untuk menuju pusat kota, dengan keadaan lalu lintas yang relatif tertib (Balikpapan berkali-kali menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha), dalam waktu 5-10 menit, Anda sudah tiba di pusat kota. Di pusat kota ini terdapat beberapa pusat perbelanjaan seperti beberapa kota lain, namun uniknya pusat perbelanjaan ini berada persis di tepi laut yang tentunya memberikan suasana yang berbeda. Begitu pun dengan beberapa hotel yang menyediakan sea view, Anda dapat dengan mudah menemukannya di sepanjang ruas Jalan Jendral Sudirman.

Bangunlah di pagi hari, jangan sampai Anda lewatkan sarapan khas Balikpapan. Berkunjunglah ke Depot Mickey/Miki di pertokoan Jalan Jend. Sudirman, kalau Anda jalan dari arah Klandasan, pertokoan ini terletak di sebelah kiri, beberapa ratus meter setelah persimpangan Balikpapan Plaza. Disini Anda bisa menemukan Nasi Kuning khas Manado, Lontong Sayur, dan lain-lain. Terdengar biasa sekali, namun Anda akan mendapatkan cita rasa yang berbeda dari nasi kuning di kota-kota lain, dijamin!

Setelah sarapan, Anda bisa berkeliling kota, Anda juga bisa mengunjungi Pasar Tradisional Klandasan, temukan berbagai macam jajan pasar disana. Agak siang, Anda bisa mengunjungi Pasar Kebun Sayur, banyak sekali souvenir khas Kalimantan Timur yang bisa Anda dapatkan, mulai dari gantungan kunci, Sarung Samarinda, lampit, sampai batu-batu perhiasan pun juga ada disana. Tentu bagi Anda yang berkunjung ke Balikpapan, jangan sampai lupa mampir kesini untuk membeli cinderamata.

Berkeliling mencari souvenir tentu membuat Anda merasa lapar, datanglah ke kedai makanan di yang banyak tersedia disana. Ramai tidaknya tempat makan bergantung dari citarasa makanannya, pastikan Anda tidak salah memilih. Kuliner khas yang dijual disini antara lain pepes patin, ikan trakulu bakar, dan ayam bakar. Aroma semerbak bumbu khas sudah tercium sesaat sebelum Anda masuk ke rumah makan. Sebelum makanan utama disajikan, biasanya disajikan appetizer berupa sup atau sayur bening. Makanan utama disajikan bersama sambal yang khas pula. Karena saking terkenalnya, bahkan Bambang Pamungkas dan beberapa artis lainnya selalu menyempatkan berkunjung ke sini.

Atau mungkin Anda suka makanan berkuah? Datanglah ke pertokoan Cemara Rindang Klandasan, kuliner yang terkenal disini ialah Coto Makassar, jangan sampai Anda tidak mampir kesini. Satu porsi Coto Makassar terdiri dari Coto, minum, dan ketupat yang bisa Anda ambil sepuasnya selama Anda masih kuat untuk memakannya. Yah ini lah serunya, seringkali dijumpai orang-orang yang berlomba-lomba untuk makan ketupat sebanyak-banyaknya.

Santap siang pun sudah, Anda mau ke pantai? Banyak sekali pantai di Balikpapan, jika tidak ingin jauh-jauh, Anda bisa mengunjungi Pantai Kemala Bhayangkari yang berada dekat dengan Markas Kodam Tanjungpura, atau mau yang lebih rekreatif? Pergilah ke arah timur Balikpapan, Anda akan menemukan beberapa pantai disana, Pantai Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Teritip, dan yang paling jauh Pantai Tanah Merah.

Pantai Manggar relatif lebih ramai, kedai makanan pun banyak, banana boat juga ada. Jangan khawatir akan kebersihan pantai, warga Balikpapan sangat menghargai kebersihan lingkungannya. Pantai Lamaru, pantai ini lebih sepi, masih belum terlalu terjamah, cocok bagi Anda yang ingin mengadakan pesta ikan bakar, namun jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan. Pantai Teritip, di dekat pantai ini ada Penangkaran Buaya, Anda bisa menyaksikan banyak sekali buaya-buaya disini, juga melihat ketika pemberian makan buaya, menarik bukan? Pantai Tanah Merah, pantai yang agak jauh ini memang sebenarnya sudah di luar wilayah Balikpapan, pantai ini merupakan pantai bakau.

Setelah pulang dari pantai, Anda yang masih ingin mencoba kuliner khas Balikpapan, bisa berkunjung ke penjual kepiting di sekitar Kantor Pos Perumahan Balikpapan Baru. Kepiting rebus yang disajikan tidak begitu tua, sehingga cangkangnya murah dibuka, aroma kepiting yang khas dan bumbu yang meresap sangat menggoda selera. Untuk urusan harga, kepiting disini lebih terjangkau. Namun jika Anda kurang suka kepiting, silakan berkunjung ke Restaurant Bondy yang berada di daerah Gunung Sari (Jalan Jendral A. Yani). Banyak sekali pilihan seafood disana. Masih lapar? Anda juga bisa pergi ke Taman Bekapai atau daerah Melawai, banyak sekali kedai-kedai makanan ringan, seperti pisang gapit. Pisang gapit adalah makanan khas Balikpapan yang berupa pisang bakar yang di jepit lalu diberi bumbu saus nangka. Namun, karena penduduk Balikpapan yang heterogen, Anda juga bisa dengan mudah menemukan makanan-makanan khas dari daerah lain.

Berkeliling di Balikpapan malam hari rasanya tidak lengkap kalau tidak menyusuri Jalan Yos Sudarso atau yang lebih dikenal dengan Jalan Minyak. Anda akan dibuat kagum dengan cahaya lampu kilang minyak beserta obor yang menghiasi.

Oleh-oleh khas Balikpapan salah satunya adalah Amplang Kuku Macan, ini merupakan sejenis kerupuk yang berbentuk seperti kuku macan. Penjual oleh-oleh ini tersebar di seluruh kota Balikpapan, Anda juga bisa menemuinya di toko-toko kelontong.

Sampai jumpa di Balikpapan :)

*foto di pantai-pantai sudah saya arsip semua, nanti kalau ada waktu saya update lagi
---

Alhamdulillah, berkat tulisan ini saya memenangkan tiket pulang pergi Bandung - Kuala Lumpur dari AirAsia dalam kontes Indonesia 13Sayangnya saya harus mengikhlaskan tiket tersebut karena suatu hal.. Coming very soon (ga very soon juga sih, masih sebulan): Packing!